KONTEKS.CO.ID - Momen peringatan hari Damai Aceh ke-21 yang digelar di Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh berakhir ricuh, Sabtu 15 Agustus 2026 siang.
Kericuhan menyebabkan sejumlah kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi masjid mengalami kerusakan.
Kericuhan dalam acara zikir dan doa bersama terjadi saat massa yang hadir hendak menaikkan atau mengibarkan bendera bulan bintang menggantikan Bendera Merah Putih di perkarangan masjid.
Baca Juga: Gempa Bumi NTT, Ibu dan Bayi Ditemukan Tewas Berpelukan Tertimbun Reruntuhan Bangunan
Massa kemudian terlibat bentrokan dengan aparat yang melarang pengibaran bendera bulan bintang tersebut.
Massa yang tergabung dari gabungan anak syuhada dan sejumlah elemen masyarakat itu melempar aparat TNI yang melakukan barikade, hingga terjadi aksi kejar-kejaran.
“Info jangan bawa mobil ke mesjid Raya, sedang panas demo hari damai Aceh,” uajr salah seorang warga yang melakukan siaran langsung di media sosial.
Dalam acara tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait pelaksanaan syariat Islam, pengelolaan sumber daya alam, pemulihan pascabencana hingga persoalan status Aceh.
Terdapat 10 poin tuntutan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Koordinator aksi, Tgk Muslim At-Thahiry menyebut, tuntutan tersebut menjadi bagian dari harapan masyarakat terhadap arah Aceh usai dua dekade lebih perdamaian.
Baca Juga: Update Korban Jiwa Gempa Magnitudo 7,7 di NTT: 38 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Lainnya Mengungsi
“Kepada TNI, Polri dan Kejaksaan, kami meminta aparat penegak hukum menghormati pelaksanaan syariat Islam secara kaffah serta menjalankan ketentuan yang tertuang dalam qanun, fatwa dan tausiyah Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh,” ujar Muslim.
Kepada Pemerintah Aceh, diminta menyusun qanun yang mengatur penggunaan media sosial agar selaras dengan syariat Islam dan kearifan lokal.
Penguatan kelembagaan Wilayatul Hisbah di bawah Dinas Syariat Islam juga menjadi tuntutan massa.
Massa juga mendesak Pemerintah Pusat mengembalikan Tanah Wakaf Blang Padang kepada Masjid Raya Baiturrahman tanpa syarat.
Artikel Terkait
Sidak SPBU di Banda Aceh Temukan QR Barcode Tak Sesuai dan Antrean Mencurigakan
Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 5,7 Guncang Sabang Aceh
Terungkap Pemicu Gempa M5,7 Sabang Aceh, Berikut Analisis Lengkap BMKG
Viral Wapres Gibran Sibuk Mainkan Karet saat Berdialog dengan Warga Aceh, Komentar Warganet Menohok Banget!
Viral Anggota Satpol PP Aceh Utara Diduga Nyolong Rokok di Warung Orang, Aksinya Terekam Jelas CCTV